Latest News
Minggu, 01 April 2018

SMP Muhammadiyah Cikoneng Gelar Bazar Makanan Tradisional


Gambar. Riyadi Purbakusumah.S.Pd ( kiri ), Drs.Apep Syaepul Haq ( kanan ) sebagai Guru Pembimbing Acara Bazar Makanan Tradisional sekaligus Guru Mata Pelajaran IPS di SMP Muhammadiyah Cikoneng.


CIAMISMU.COM (CIKONENG/CIAMIS) - Ditengah maraknya makanan atau jajanan instan yang beredar di masyarakat, tak terkecuali dikalangan para pelajar sekalipun baik dari kalangan pelajar SD sampai dengan para pelajar SMA. Hal ini sedikit demi sedikit menggerus makanan tradisonal.Sekarang ini jarang sekali kita melihat atau menemukan Gegetuk, Comro, Es Goyobod, Putri Noong, Cuhcur, Awug dan sebagainya. Bahkan tidak sedikit anak-anak yang tidak tahu bagaimana bentuk makanan tersebut.

Berangkat dari sana, pada hari Sabtu tanggal 31 Maret 2018 siswa-siswi kelas IX  SMP Muhammadiyah Cikoneng menggelar “ Bazar Makanan Tradisonal “. Ini merupakan salah satu program Ujian Praktek Mata Pelajaran IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ). Menurut Drs. Apep Syaepul Haq dan Riyadi Purbakusumah,S.Pd, tujuan diadakannya acara bazar ini adalah selain sebagai Ujian Praktek tingkat akhir kelas IX, acara ini juga sebagai sarana untuk mengingatkan dan menghidupkan kembali makanan tradisonal yang sekarang ini mulai dilupakan oleh sebagian masyarakat termasuk para pelajar sendiri.Hal penting dengan adanya kegiatan Bazar ini, sekaligus sebagai sarana ajang pelatihan Wirausaha.

          Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelajar khusunya siswa-siswi SMP Muhammadiyah tidak melupakan makanan tradisonal dan bisa melestarikan makanan tersebut. Bahkan bisa saja makanan tersebut jadi peluang usaha atau bisnis pada masa yang akan datang. Salah satu contoh Nasi TO ( Tutug Oncom ) yang mungkin pada masa lalu hanya dikenal oleh kalangan masyarakat kecil saja. Akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman, sekarang Nasi TO menjadi salah satu makanan favorit semua kalangan,baik kalangan  bawah, menengah maupun kalangan atas. Tidak sedikit kita melihat bagaimana mobil berjejer di depan warung atau rumah makan untuk menikmati Nasi TO. Bahkan sekarang ini Nasi TO menjadi salah satu bisnis / usaha yang menggiurkan.

Menurut Drs.Apep Syaepul haq dan Riyadi Purbakusumah S.Pd, acara ini juga melatih siswa-siwi untuk mengetahui dan mempraktekkan sistem mekanisme pasar. Yang didalamnya  ada penjualan dan pembelian, sekaligus mengetahui bagaimana cara menentukan besarnya laba atau rugi.

Sebagai tambahan informasi, sebenarnya acara bazar ini bukan yang pertama kali  diadakan di SMP Muhammadiyah Cikoneng, akan tetapi pada tahun-tahun sebelumya juga sudah sering dilaksanakan. Dan ini merupakan salah satu program unggulan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial ( IPS ),  yang Insya Allah pada tahun berikutnya akan dilaksanakan kembali menjelang akhir tahun pelajaran atau sebelum pelaksanaan Ujian Nasional. ( Jenal Abidin ).


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: SMP Muhammadiyah Cikoneng Gelar Bazar Makanan Tradisional Rating: 5 Reviewed By: Admin Sambil Ngaji