Latest News
Senin, 20 Januari 2020

Memasifkan Muhammadiyahisasi Persyarikatan



CIAMISMU.COM - Hal krusial serta tidak disadari oleh sebagian Pimpinan Persyarikatan adalah pentingnya upaya Muhammadiyahisasi Persyarikatan.

Amal Usaha maupun jamaah merupakan lahan dakwah yang senantiasa harus dirawat Persyarikatan.


Apalagi di kedua hal tersebut perlu tidak hanya diisi oleh pimpinan ataupun kader Muhammadiyah. Banyak orang dengan latar belakang yang berbeda ikut bergabung di persyarikatan, khususnya di Amal usaha Muhammadiyah.

Hal ini di satu sisi menjadi keuntungan tersendiri bagi dimana Muhammadiyah. Sehingga Muhammadiyah bisa tampil dengan banyak wajah Dan keunggulan.

Orang yang basicnya teknik bisa mengembangkan Muhammadiyah dari tekniknya, begitu juga bila basicnyaa seorang dokter akan memajukan Persyarikatan melalui AUM kesehatan.

Hanya saja, berbagai macam latar belakang di Muhammadiyah itu harus dipandang sebagai realitas yang harus diwaspadai.

Dimana keragamaan itu bukan soal kompetensi semata, bisa juga tentang ideologi.  Infiltrasi gerakan salafi,  khilafah, ataupun politik tarbiyah merupakan realita yang sering kita hadapi di Muhammadiyah.

Dimana sekolah,  kampus,  atau masjid milik persyarikatan bukan digunakan untuk memperjuangkan ide-ide keislaman yang dikembangkan Muhammadiyah.  Tapi, terkadang AUM-AUM tersebut menjadi arena untuk menyebarkan ide-ide salafi, khilafah, dan politik tarbiyah.

Kenyataan seperti ini seharusnya disadari oleh Pimpinan persyarikatan, kader,  atau pimpinan AUM.  Upaya memuhammadiyahkan para dosen, guru, karyawan,  maupaun jamaah Muhammadiyah adalah suatu keniscayaan.

Hal ini bukan sebagai upaya untuk membangun fanatik buta di persyarikatan, tapi untuk meneguhkan langkah dan tujuan Muhammadiyah. Sehingga apa yang ada dipersyarikatan dikelola sesuai haknya.

Setidaknya ada tiga upaya yang menurut kami bisa dilakukan dalam memasifkan Muhammadiyahisasi Persyarikatan:

Photo Sebagian AMM Banjarsari saat Upacara 17 Agustusan. Dok: ciamismu

Pertama, Muhammadiyahisasi secara simbolik. Dimana Pimpinan Persyarikatan mendorong Pimpinan AUM, kader, warga, dan simpatisan untuk menggunakan atribut Muhammadiyah.

Bentuknya bisa seperti batik, peci, topi, kaos, dan lainnya yang bercirikan Muhammadiyah. Hal ini sebagai upaya untuk menumbuhkan kebanggaan beridentitas Muhammadiyah.

Futsal mingguan Pemuda Muhammadiyah Banjarsari, Dok: Ciamismu

Kedua, Muhammadiyahisasi berbasis komunitas. Bentuknya bisa karena kesamaan hobi ataupun yang lainnya. Sebagai contoh komunitas futsal.

Hal ini bisa menjadi peluang untuk diupayakan Muhammadiyahisasi.  Dimana komunitas berbasis kesamaan hobi dan lainnya di Muhammadiyah, bisa diikat dan dibina oleh persyarikatan.

Caranya bisa dilakukan dengan menyisipkan kajian ataupun komunitasnya diikat dengan nama dan logo berbau Muhammadiyah. Seperti nama klub futsal dinamai surya galuh, surya artinya matahari dan identik dengan Muhammadiyah dan Galuh nama lain dari Ciamis.

Kajian HPT Pemuda Muhammadiyah Banjarsari, Formatnya persentasi perbab secara bergantian dan kemudian didiskusikan

Ketiga, Muhammadiyahisasi melalui pengajian.  Hal ini penting karena memang pengajian adalah ruh Muhammadiyah.

Para pimpinan atau mubaligh Muhammadiyah harus menjelaskan tentang persyarikatan itu sendiri. Apalagi kalau sifat pengajiannya internal, seperti pengajian AUM.

Jangan sampai terbiasa main aman, akhirnya Muhammadiyah yang sebenar-benarnya itu dianggap salafi, khilafah, ataupun lainnya. Hal itu terjadi karena dai dan pimpinan persyarikatan lebih bermain aman dan "para penumpang" tersebut masif menyebarkan pahamnya.

Pentingnya melakukan Muhammadiyahisashi melalui pengajian, sepengetahuan kami minimal menjelaskan batasan yang jelas kemana arah Muhammadiyah.

Sehingga mobil jurusan Jakarta dari Ciamis, tidak ujug-ujug pindah tujuan ke Yogyakarta dari Ciamis.

Penulis: 
Waskito Hartono, S.Th.i
Wakil Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Ciamis
dan
Pemred Ciamismu.com

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Memasifkan Muhammadiyahisasi Persyarikatan Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Ciamismu