Latest News
Minggu, 11 Oktober 2020

Memahami Makna Berkah dan Penerapannya dalam Kehidupan

 Memahami Makna Berkah dan Penerapannya dalam Kehidupan, (Ciamismu.com)


CIAMISMU.COM – Pentingnya memahami makna berkah dengan baik, saat ini merupakan suatu kebutuhan. Dimana dalam keseharian kita saja, kata berkah merupakan istilah yang sering muncul dan begitu diinginkan. Sehingga segala sesuatupun dikaitkan dengan berkah, contohnya seperti hidup berkah, ilmu yang berkah, rizki yang berkah, pernikahan yang berkah, dan lain sebagainya.


Setidaknya ada dua definisi tentang berkah yang bisa kita pegangi, yaitu: Pertama, (ثبوت الخير) langgengnya kebaikan; Kedua, (زيادة الخير) bertambahnya kebaikan.


Sehingga ketika Allah swt menjelaskan bahwa air hujan merupakan sumber keberkahan yang diturunkan-NYA, seperti dalam surat Qaf ayat ke-9 berikut:


وَنَزَّلۡنَا مِنَ السَّمَآءِ مَآءً مُّبٰـرَكًا فَاَنۡۢبَـتۡـنَا بِهٖ جَنّٰتٍ وَّحَبَّ الۡحَصِيۡدِ


Artinya: “Dan dari langit Kami turunkan air yang memberi berkah lalu Kami tumbuhkan dengan (air) itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen.”


Maka dapat dipahami bahwa air hujan itu menjadi sarana langgengnya kebaikan ya dan betambahnya kebaikan. Dimana dengan sarana air hujan tersebut, tumbuh-tumbuhan bisa terus hidup dan berkembang untuk menghasilkan biji-bijian yang banyak. Dimana dari biji-bijian yang banyak tersebut menjadi sumber makanan untuk kita semua.


Setidaknya begitulah sedikit tentang konsep berkah. Apa yang ada padanya memberikan kebermanfaatan yang luar biasa. Entah untuk dirinya ataupun orang lain.


Imam Nawawi dan Keberkahan Ilmu


Ketika kita mencoba mengkontektualisasikan makna berkah dalam persoalan kehidupan. Maka Keberkahan Ilmu dari Imam An-Nawawi adalah contoh terbaik. 


Bernama lengkap Al-Imam al-Allamah Abu Zakaria Muhyuddin bin Syaraf an-Nawawi ad-Dimasyqi, beliau termasuk Ulama Madzhab Syafi’i yang begitu mecintai ilmu.


Hidup di Abda ke-7 Hijriyah, Serta minggal dalam usia yang relatif muda yaitu 45 tahun. Namun, sepanjang umurnya tersebut dan kecintaannya terhadap ilmu, tak membuat keberkahan ilmunya terhalang sampai kepada kita.


Sebut saja kitab hadis Arba’in An-Nawawi, Riyadus shalihin, Al-Adzkar, Al-Minhaj Syarh shahih muslim, dan lain-lain merupan sederet hasil buah pikir dari Imam An-Nawawi. 


Dimana beratus-ratus tahun Imam An-Nawawi telah wafat, namun karya-karyanya tetap masih dikaji di seluruh dunia Islam. Tentu hal ini sebagai bukti bagaimana keberkahan ilmu dari Imam Nawawi bisa dirasakan hingga sekarang.


Tinggal kita mengambil hikmah bahwa keberkahan senantiasa bisa kita raih dan dirasakan orang lain pula. Ketika berbanding lurus dengan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah. Sebagaimana terkandung dalam firman-Nya:


"Jika sekiranya penduduk negeri-negeri itu beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi." (QS. Al-A'raf: 96). (RH/Ciamismu.com).




  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Memahami Makna Berkah dan Penerapannya dalam Kehidupan Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Ciamismu